Pages

Monday, December 27, 2010

Ayo Kenali Bumi kita!

Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan usianya mencapai 4,6 milyar tahun. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU (ing: astronomical unit). Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari, sinar ultraungu, dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, dan Eksosfer.
Lapisan ozon, setinggi 50 kilometer, berada di lapisan stratosfer dan mesosfer dan melindungi bumi dari sinar ultraungu. Perbedaan suhu permukaan bumi adalah antara -70 °C hingga 55 °C bergantung pada iklim setempat. Sehari dibagi menjadi 24 jam dan setahun di bumi sama dengan 365,2425 hari. Bumi mempunyai massa seberat 59.760 milyar ton, dengan luas permukaan 510 juta kilometer persegi. Berat jenis Bumi (sekitar 5.500 kilogram per meter kubik) digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain, dengan berat jenis Bumi dipatok sebagai 1.
Bumi mempunyai diameter sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain, dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. 70,8% permukaan bumi diliputi air. Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbondioksida, dan gas lain.
Bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1.370 kilometer dengan suhu 4.500 °C, diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2.100 kilometer, lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.800 kilometer membentuk 83% isi bumi, dan akhirnya sekali diselimuti oleh kerak bumi setebal kurang lebih 85 kilometer.
Kerak bumi lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer. Kerak bumi terbagi kepada beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan tektonik lempeng (teori Continental Drift) yang menghasilkan gempa bumi.
Titik tertinggi di permukaan bumi adalah gunung Everest setinggi 8.848 meter, dan titik terdalam adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10.924 meter. Danau terdalam adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1.637 meter, sedangkan danau terbesar adalah Laut Kaspia dengan luas 394.299 km2.

Komposisi dan struktur
Bumi adalah sebuah planet kebumian, yang artinya terbuat dari batuan, berbeda dibandingkan gas raksasa seperti Jupiter. Planet ini adalah yang terbesar dari empat planet kebumian, dalam kedua arti, massa dan ukuran. Dari keempat planet kebumian, bumi juga memiliki kepadatan tertinggi, gravitasi permukaan terbesar, medan magnet terkuat dan rotasi paling cepat. Bumi juga merupakan satu-satunya planet kebumian yang memiliki lempeng tektonik yang aktif.

Bentuk
Bentuk planet Bumi sangat mirip dengan bulatan gepeng (oblate spheroid), sebuah bulatan yang tertekan ceper pada orientasi kutub-kutub yang menyebabkan buncitan pada bagian katulistiwa. Buncitan ini terjadi karena rotasi bumi, menyebabkan ukuran diameter katulistiwa 43 km lebih besar dibandingkan diameter dari kutub ke kutub. Diameter rata-rata dari bulatan bumi adalah 12.742 km, atau kira-kira 40.000 km/π. Karena satuan meter pada awalnya didefinisikan sebagai 1/10.000.000 jarak antara katulistiwa ke kutub utara melalui kota Paris, Prancis.
Topografi lokal sedikit bervariasi dari bentuk bulatan ideal yang mulus, meski pada skala global, variasi ini sangat kecil. Bumi memiliki toleransi sekitar satu dari 584, atau 0,17% dibanding bulatan sempurna (reference spheroid), yang lebih mulus jika dibandingkan dengan toleransi sebuah bola biliar, 0,22%. Lokal deviasi terbesar pada permukaan bumi adalah gunung Everest (8.848 m di atas permukaan laut) dan Palung Mariana (10.911 m di bawah permukaan laut). Karena buncitan katulistiwa, bagian bumi yang terletak paling jauh dari titik tengah bumi sebenarnya adalah gunung Chimborazo di Ekuador.
Proses alam endogen/tenaga endogen adalah tenaga bumi yang berasal dari dalam bumi. Tenaga alam endogen bersifat membangun permukaan bumi ini. Tenaga alam eksogen berasal dari luar bumi dan bersifat merusak. Jadi kedua tenaga itulah yang membuat berbagai macam relief di muka bumi ini seperti yang kita tahu bahwa permukaan bumi yang kita huni ini terdiri atas berbagai bentukan seperti gunung, lembah, bukit, danau, sungai, dsb. Adanya bentukan-bentukan tersebut, menyebabkan permukaan bumi menjadi tidak rata. Bentukan-bentukan tersebut dikenal sebagai relief bumi.

Komposisi kimia
F. W. Clarke’s Table kerak oksida
Senyawa Formula Komposisi
silika SiO2 59,71%
alumina Al2O3 15,41%
kapur CaO 4,90%
Magnesia MgO 4,36%
sodium oxide Na2O 3,55%
iron(II) oxide FeO 3,52%
potasium oxida K2O 2,80%
besi(III) oxida Fe2O3 2,63%
air H2O 1,52%
titanium dioxida TiO2 0,60%
phosphorus pentoxida P2O5 0,22%
Total 99,22%

Massa bumi kira-kira adalah 5,98×1024 kg. Kandungan utamanya adalah besi(32,1%), oksigen (30,1%), silikon (15,1%), magnesium (13,9%), sulfur (2,9%), nikel (1,8%), kalsium (1,5%), and aluminium (1,4%); dan 1,2% selebihnya terdiri dari berbagai unsur-unsur langka. Karena proses pemisahan massa, bagian inti bumi dipercaya memiliki kandungan utama besi (88,8%), dan sedikit nikel (5,8%), sulfur (4,5%), dan selebihnya kurang dari 1% unsur langka.[10]
Ahli geokimia F. W. Clarke memperhitungkan bahwa sekitar 47% kerak bumi terdiri dari oksigen. Batuan-batuan paling umum yang terdapat di kerak bumi hampir semuanya adalah oksida (oxides); klorin, sulfur, dan florin adalah kekecualian dan jumlahnya di dalam batuan biasanya kurang dari 1%. Oksida-oksida utama adalah silika, alumina, oksida besi, kapur, magnesia, potas dan soda. Fungsi utama silika adalah sebagai asam, yang membentuk silikat. Ini adalah sifat dasar dari berbagai mineral batuan beku yang paling umum. Berdasarkan perhitungan dari 1,672 analisa berbagai jenis batuan, Clarke menyimpulkan bahwa 99,22% batuan terdiri dari 11 oksida (lihat tabel kanan). Konstituen lainnya hanya terjadi dalam jumlah yang kecil. [note 3]
Lapisan bumi
Menurut komposisi (jenis dari materialnya), Bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut :
  • Kerak Bumi
  • Mantel Bumi
Mantel bumi terletak di antara kerak dan inti luar bumi. Mantel bumi merupakan batuan yang mengandung magnesium dan silikon. Suhu pada mantel bagian atas ±1300 °C-1500 °C dan suhu pada mantel bagian dalam ±1500 °C-3000 °C
  • Inti Bumi
Sedangkan menurut sifat mekanik (sifat dari material) -nya, bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut :
  • Litosfir
  • Astenosfir
  • Mesosfir
  • Inti Bumi bagian luar
Inti bumi bagian luar merupakan salah satu bagian dalam bumi yang melapisi inti bumi bagian dalam. Inti bumi bagian luar mempunyai tebal 2250 km dan kedalaman antara 2900-4980 km. Inti bumi bagian luar terdiri atas besi dan nikel cair dengan suhu 3900 °C
  • Inti Bumi bagian dalam
Inti bumi bagian dalam merupakan bagian bumi yang paling dalam atau dapat juga disebut inti bumi. inti bumi mempunyai tebal 1200km dan berdiameter 2600km. inti bumi terdiri dari besi dan nikel berbentuk padat dengan temperatur dapat mencapai 4800 °C
sumber : wikipedia

Thursday, December 23, 2010

Alat Alat Meteorologi

Hallo... Comment ca va? Semoga setiap yang buka blog ini selalu dalam keadaan terbaiknya biar semangat untuk mendapat ilmu baru ^_^ 
kali ini mari kita kenali beberapa alat meteorologi dan fungsinya yaa...

1.       Taman Alat
 
  • Tempat / sebidang Tanah datar  untuk  meletakkan alat-alat Klimatologi.
  • Syaratnya : sudut pandangan 45o  berumput pendek, kanan-kiri tdk    boleh ada bangunan/pohon yg   tinggi.
  • Diberi pagar, supaya terhindar  dari gangguan binatang dll.
  • Letaknya sebaiknya dekat dengan  pertanian.
2.    Aktinograph Bimetal 

  • Alat pengukur/pencatat secara automatis Intensitas   Radiasi Matahari.
  • Satuan K Cal/cm2 (Langley).
  • Keterangan : Kertas pias diganti setiap hari. 
  • Setiap kotak kecil = 12 kalori, perhitungan total 1 hari dihitung jumlah kotak  kecil.
  • Alat ini menggunakan sensor Bimetal.

3.    Campbel Stokes
 
 
  • Pencatat lama penyinaran matahari
  • Satuan : Jam/ Prosentase ( % )
  • Pias harian.
  • Jenis pias 3 macam :
  • Lengkung panjang  (11 Okt- 28 Feb)
  • Lurus (11 Sep – 10 Okt) (1 Maret – 10 April)
  • Lengkung pendek (11 Aprl – 10 Agst)
  • Bola Kaca dari kaca Masip.
4.    GUN BELLANI INTEGRATOR RADIATION

  • Pencatat Intensitas Cahaya Matahari
  • Satuan  : Calori/Cm2 (Langley).
  • Intensitas Cahaya Matahari = Selisih pembacaan skala dikalikan konstanta dibagi 21
  • Cara kerja alat :
  • Sewaktu memasang alat dipagi hari, alat dibalik dan dikembalikan sehingga permukaan air dalam tabung mendekati nol. Air dlm alat  volumenya konstan dan bila kena cahaya matahari akan menguap dan berkondensasi sehingga air turun kebawah. 

5. PSYCHROMETER STANDAR
Terdiri dari 4 buah thermometer
1.       Thermometer Bola Kering (BK)
2.       Thermometer Bola Basah (BB)
3.       Thermometer Maximum
4.       Thermometer Minimum
5.       Piche Evaporimeter
  • Fungsi alat Pengukur Suhu Udara dan Kelembaban Udara
  • Satuan : Suhu Derajat Celcius   
  • Kelembaban dalam Persen ( %).
  • Thermometer BK menunjukan suhu udara
  • Thermometer BB digunakan mencara kelembaban udara dengan bantuan Table.
  • Thermometer BB, bola air raksa harus selalu basah dengan menggunakan Kain muslin yang selalu basah oleh air  murni      

6.  Barometer
  • Alat untuk mengukur takanan udara.
  • Satuan Milibar (mb).
  • Tabung berisi air raksa. Dilengkapi thermometer untuk mengetahui suhu udara dalam ruangan.  Alat ini tidak boleh terkena sinar Matahari & angin langsung dipasang tegak lurus pada dinding yang kuat. Tingggi bejana  satu  meter dari lantai baca termometer yang menempel pada barometer kemudian stel nonius sehingga menyinggung permukaan air raksa, baca skala barometer.
7. Barograph
  • Alat pencatat tekanan udara secara automatis.
  • Satuan Milibar.(mb).
  • Sensor menggunakan tabung hampa udara / kotak logam yang hampa udara yg terbuat dari logam yang sangat lenting. Bila tekanan Atmosfer berubah volume kotak berubah. Perubahan volume kotak di hubungkan dengan tangkai pena dan menggores di pias.
8. Anemometer 10m
  • Fungsi alat            :  Pencatat Arah dan Kecepatan Angin Sesaat
  • Satuan                   :  Arah Angin  ( 8 mata angin )
  • Kecepatan Angin : Knots.  ( 1 Knots = 1.8 Km/Jam )
  • Keterangan           :  Yang dimaksud arah angin yaitu  Arah dari mana angin berhembus.

9. Authomatic Weather Stasion
   
Fungsi alat   :  Sensor Pengukur  Suhu udara, Kelembaban, Tekanan Udara, Arah angin, kecepatan angin, curah hujan,   Penyinaran Matahari, suhu tanah.
Satuan   : 
  • Suhu udara =Derajat celcius,
  • Tekanan   = milibar, 
  • Curah hujan =  Milimeter  (mm).
  • Penyinaran matahari =Langley,
  •  Kecepatan angin = Knots, Km/Jam.
  •  Arah angin = derajat.
Keterangan  :  dari sensor tersebut data disimpan didata loger dan disambung melalui kabel ke Komputer  yang  ada diruangan Observasi  untuk melihat tampilan alat tersebut.

10. Thermohygrograph
 
Fungsi alat            :  Pencatat Suhu udara dan Kelembaban Udara (Nisbi)
Satuan                  :  Derajat Calcius & Prosentase (%).
Keterangan           :  Pias harian,  atau Mingguan.
  • Sensor Suhu terbuat dari logam, bila udara panas logam memuai dan menggerakan pena keatas, bila udara dingin mengkerut gerakan pena  turun    
  • Sensor Kelembaban udara terbuat dari rambut manusia, bila udara basah
  • Rambut memanjang dan bila udara kering  rambut  memendek.
 
11. Thermometer Tanah Gundul
 
thermometer tanah gundul
  • Fungsi alat  :  Pengukur  Suhu tanah Gundul.
  • Satuan  :  Derajat Celcius                       
  •  Keterangan  :  Kedalaman 0 cm, 5 Cm. 10 Cm, 20 Cm, 50 Cm, 100 cm.
  • Benda kuning pada thermometer 50 cm dan 100 cm adalah parapin yang
  • Berfungsi agar ketika alat tersebut dibaca maka suhu tidak berubah.
  • Data suhu tanah ini digunakan dalam kegiatan pemupukan tanah

12. Thermometer tanah berumput

  • Fungsi alat : Pengukur Suhu tanah Berumput.
  • Satuan : Derajat Celcius  
  • Keterangan : Kedalaman 0 cm, 5 Cm. 10 Cm, 20 Cm, 50 Cm, 100 cm.
  • Benda kuning pada thermometer 50 cm dan 100 cm adalah parapin yang
  • Berfungsi agar ketika alat tersebut dibaca maka suhu tidak berubah.
  • Data suhu tanah ini digunakan dalam kegiatan pemupukan tanah.
13. Cup Counter Anemometer tinggi 2m

  • Fungsi alat      :  Pengukur  Kecepatan Angin Rata-rata harian
  • Satuan            :  Km / Jam                        
  • Keterangan     :  Prinsip kerja seperti garakan Spedometer sepeda motor dalam satuan km/jam
  •                       :  Kecapatan angina rata-rata harian selisih pembacaan angka dibagi 24 jam.

 14.    Sangkar Meteorologi 

 
  • Fungsi alat     :  Tempat meletakan peralatan Meteorologi
  • Satuan          :  -
  • Keterangan   :  Berventilasi, Double Jalusi  guna untuk mengalirkan udara masuk - keluar.
  • Dicat putih agar memantulkan cahaya (merupakan konversi dari WMO) 

15. Penakar Hujan (Ombrometer)

  • Fungsi alat     :  Pengukur Curah Hujan
  • Satuan          :  Milimeter ( mm ).
  • Keterangan   :  Curah hujan di ukur dengan gelas penakar setiap pagi  Jam  07.00WS.
  • Atau 1 milimeter hujan yang ditakar sama volumenya dengan 10 cc.

16. Penakar Hujan Otomatis (Hellman)

  • Fungsi alat       :  Pencatat Instensitas Curahhujan / tingkat kelebatannya
  • Satuan            :  Milimeter ( mm ).
  • Keterangan     :  Setiap hari pias diganti (pias Harian atau Pias Mingguan). Hujan  dengan Instensitas lebat   bentuk grafik terjal hujan dengan    intensitas Ringan  bentuk grafik landai.
  • Waktu terjadi dan berakhirnya hujan dapat diketahui.

17. Panci Penguapan (Open Pan Evaporimeter)



Fungsi alat      :  Pengukur  Penguapan air langsung
Satuan           :  Milimeter (mm).                       
Ukuran alat    :  Tinggi Alat 25,4 Cm, diameter alat 120.7 Cm.
Keterangan    :  Alat ini dilengkapi dengan 
                        1. Thermometer air Six Bellani (Thermometer Apumg)
                        2. Cup Counter anemometer tinggi 05 meter
                        3. Alat pengukur tinggi permukaan air ( Hook Gauge ).  

18. High Volume Air Sampler (HV. SAMPLER)



Fungsi alat     : Pengukur  partikel kecil padat aerosol diudara   (debu, carbon dll)
Satuan          : Mikrogram / m³                    
Keterangan   : DI dalam alat terdapat motor penghisap & flow rate Pengukur kecepatan aliran udara masuk.Udara dihisap oleh motor  penghisap melalui celah samping penutup. Banyaknya vol. udara dicatat oleh flow rate. Di dalam alat ini dipasang filter untuk  menampung udara yang masuk. Pengoperasian 24 jam dalam 6 hari. Ambang batas polusi ud. = 260 µgr/m³



19. LYSIMETER



 

Fungsinya : untuk mengukur evapotranspirasi 

Semoga entri ini dapat bermanfaat untuk teman teman semua ya :)


Monday, December 13, 2010

JENIS JENIS AWAN

Hai ... beberapa kali kita jumpai di soal OSN tentang jenis jenis awan yang jarang sekali kita dengar namanya. Biasanya kita hanya tahu awan alto, sirrus, kumulus, nimbus, tapi ternyata masih banyak loh awan dengan tipe lain... Ayo kita intip sedikit ^^,

Lenticularis (lens, lenticula, lensa)
Awan berbentuk melensa; sering memanjang dengan tepi yang jelas. Valid untuk: cirrocumulus, alto-cumulus, dan stratocumulus.
Photobucket


Fractus (frangere, koyak)
Awan yang tampak terkoyak atau tersobek, valid untuk stratus dan cumulus saja.
Photobucket


Humilis (humilis, kecil)
Awan cumulus dengan dasar yang datar dan sedikit pertumbuhan vertikal.
Photobucket

Congestus (congerere, to bring)
Awan cumulus dengan pertumbuhan vertikal yang cukup hebat sehinggatampak seperti brokoli.
Photobucket


Undulatus (unda, wave; bergelombang)
Awan dalam grup-grup kecil, lembaran, atau lapisan yang tampak bergelombang.
Photobucket


Translucidus (translucere, to shine)
Awan yang menutupi sebagian besar langit dan cukup transparan sehingga posisi matahari atau bulan
ketahuan.
Photobucket


Mammatus (mamma, kelenjar susu)
Awan dengan tonjolan mirip susu sapi di bawahnya; muncul di awan cirrus, altocumulus, altostratus,
stratocumulus, dan cumulonimbus
Photobucket


Pileus (pileus, topi)
Awan yang memiliki bentuk mirip topi yang terpasang di atas bentuk cumuliform awan tersebut, biasanya menandakan tahap pertumbuhan.
Photobucket


Castellanus (castellum, kastil)
Awan yang memperlihatkan pertumbuhan vertikal sehingga mirip menara, sering berbentuk seperti kastil-kastil kecil.
Photobucket


Fibratus (Fibre, serat)
Awan dengan bentuk berserat-serat.
Photobucket

Arcus (Arc, busur)
Bentuk tambahan pada bagian dasar awan yang bentuknya melengkung atau menggulung seperti busur yang sedang direntang, dan tepinya seperti perca tebal dan terdapat pada awan Kumulonimbus atau Kumulus. (copy paste langsung dari soal OSP 2009, hehehehe)
Photobucket

Incus (Inca, landasan)
Awan yang pertumbuhan vertikalnya sangat hebat sampai-sampai mencapai tropopause sehingga bagian atasnya mirip landasan.
Photobucket

Dan masih banyaaak lagi yang lainnya!